Digital Marketing : Brand is the Queen, Tapi Cuan Tetap Raja

 


Gambar 1 Gambar 2

Pengalaman UTS Digital Marketing: Dari Konsep ke Implementasi Praktis

Momen Ujian Tengah Semester mata kuliah *Digital Marketing* kemarin benar-benar menguji fokus dan pemahaman praktis, bukan hanya sekadar teori. Awalnya, ada rasa cemas yang besar saat melihat instruksi pertama: saya harus menggambar ulang *storyboard* yang sudah saya buat di rumah untuk kampanye produk kopi. Tantangan utamanya adalah memastikan konsistensi visual setiap adegan, mulai dari *hook* di media sosial hingga *Call-to-Action* (CTA), sehingga konsep *branding* yang sudah dirancang tidak melenceng.

Setelah tantangan visual, ujian beralih ke ranah teknis *platform*. Saya harus menjelaskan secara rinci fitur-fitur yang bisa diatur di Blogger, mulai dari penggantian *template* HTML hingga penyesuaian tata letak dengan *widget*. Bagian yang paling detail adalah menjelaskan cara mengedit ikon blog di *favicon*, yaitu dengan mengunggah gambar kecil (ideal 16x16px) melalui pengaturan Dasar atau Tata Letak agar *branding* blog terlihat profesional dan mudah dikenali.

Paragraf selanjutnya fokus pada struktur konten. Saya diminta merinci apa-apa saja isi dari blog yang telah dibuat sebagai proyek semester. Blog tersebut harus fungsional, mencakup **judul** yang menarik, **halaman utama** yang memberikan *summary* produk, beberapa **postingan blog** berisi tips *marketing* dan *review*, serta **halaman "Tentang Kami"** dan formulir berlangganan *newsletter*. Detail ini menegaskan pentingnya memiliki arsitektur konten yang lengkap.

Bagian akhir ujian menyentuh aspek promosi visual, yaitu elemen-elemen yang harus ada dalam poster digital. Saya menjabarkan bahwa poster yang efektif harus memiliki judul yang *catching*, visual yang kuat dan relevan dengan *brand*, pesan utama yang singkat, informasi kontak yang mudah diakses, dan yang terpenting, ajakan bertindak (*Call-to-Action* - CTA) yang persuasif dan jelas. Ini adalah validasi pemahaman saya tentang komunikasi visual yang efektif.

Meskipun ujiannya panjang dan detail, menyelesaikan semua tahapan—dari *storyboard* visual hingga menjelaskan *setting* Blogger—memberikan rasa lega dan syukur yang luar biasa. Ini bukan sekadar ujian nilai, melainkan pengakuan bahwa saya benar-benar menguasai langkah-langkah praktis dalam merancang, membuat, dan mempromosikan konten *Digital Marketing* secara utuh.


#UTSDigitalMarketing #PengalamanKuliah #BloggerTips

Posting Komentar

0 Komentar